Jakarta International Photo Festival (JIPFest) menghadirkan 61 acara di 17 lokasi di Jakarta Pusat. Pastikan Anda mengecek kembali jadwal acara di tiap lokasi sebelum berkunjung. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi info@jipfest-2020.com atau press@jipfest-2020.com (media).

ARTOTEL THAMRIN
Jl. Sunda No.3, Menteng, 021-3192-5888
Dirintis pada 2012 di Surabaya, jaringan ARTOTEL melebarkan sayapnya ke Jakarta dengan mendirikan ARTOTEL Thamrin. Bangunannya, mulai dari fasad hingga kamar, dipercantik karya seni buatan delapan perupa kontemporer Indonesia, termasuk Eddie Hara dan Darbotz. Hotel ini juga dilengkapi dengan ruang Artspace yang rutin menggelar pameran temporer.

Jadwal Acara
– 25 Juni-31 Juli (sepanjang hari), Solo Exhibition: Men, Mountains and the Sea oleh Rony Zakaria
– 25 Juni, 16:00-18:00, Artist Talk: Men, Mountains, and the Sea oleh Rony Zakaria

CoHive D.Lab

COHIVE D.LAB
Jl. Riau No. 1, Menteng, 021-5082-0840
CoHive D.Lab adalah ruang coworking dan acara yang berlokasi di Menteng. Lokasinya sekitar 700 meter dari Bundaran Hotel Indonesia dan beberapa menit jalan kaki dari sentra kehidupan malam Sarinah dan Jalan Sabang. CoHive D.Lab adalah bagian dari CoHive, jaringan coworking space yang tersebar di lima destinasi di Indonesia.

Jadwal Acara
– 26 Juni, 10:00-18:00, Fringe, Lokakarya: Gender & Fotojurnalisme/Jurnalisme: Meningkatkan Cara Kita Melihat, Memproses, dan Menggarap Cerita, oleh Cyrille Cartier
– 27 Juni, 13:00-14:30, Fringe, Diskusi: Panduan Mencetak Karya Bagi Fotografer oleh Gary Lilardi
– 27 Juni, 16:00-17:30 Fringe, Diskusi: Berdikari di Era Disrupsi oleh ENKLAF
– 27 Juni-1 Juli, Visual Storytelling Workshop-Veejay Villafranca
– 28 Juni-2 Juli, Photo Book Workshop-Teun van der Heijden & Sandra van der Doelen
– 2 Juli, 10:00-18:00, Fringe, Lokakarya: Mencintai Diri Sendiri Melalui Fotografi Potret oleh SLIRAKU
– 4 Juli, 10:00-13:00, Portfolio Review
– 5 Juli, 09:00-12:00, Portfolio Review
– 6 Juli, 10:00-13:00, Portfolio Review

CoHive Filateli

COHIVE FILATELI
Jl. Pos No.2, Pasar Baru, 021-5082-0840
Didirikan pada 1912 sebagai kantor pos dan telegraf, Filateli kini difungsikan sebagai ruang kerja dan acara yang dikelola oleh CoHive melalui kemitraan dengan PT. Pos Properti Indonesia. Di dekatnya terdapat banyak situs bersejarah, termasuk Pasar Baroe, Katedral Jakarta, dan Gedung Kesenian Jakarta. Oleh CoHive, Filateli juga difungsikan sebagai ruang kegiatan bagi komunitas kreatif Jakarta.

Jadwal Acara
– 26 Juni-3 Juli, 10:00-17:00, Fringe, Exhibition: Kelas Pagi Jakarta X Anton Ismael
– 26 Juni, 19:00-20:30, Fringe, Diskusi: Idealis vs. Komersil oleh Kelas Pagi Jakarta

Galeri Indonesia Kaya

GALERI INDONESIA KAYA
Grand Indonesia West Mall F.8, Jl. M.H. Thamrin No.1, 021-2358-0679
Ruang edutainment budaya persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation ini mengajak publik berkenalan dengan kekayaan budaya Nusantara yang dikemas digital dan interaktif. Auditoriumnya, yang bisa dipakai gratis oleh seniman, rutin menyuguhkan pentas musik, pemutaran film, diskusi budaya, serta seminar.

Jadwal Acara
– 28 Juni, 14:00-15:30, Fringe, Peluncuran Buku Foto: Afterthought oleh SkolMus
– 2 Juli, 14:00-15:30, Fringe, Diskusi: Ekspedisi Maritim Timur Nusantara

GOETHE-INSTITUT JAKARTA
Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No.9-15, Menteng
Sempat menghuni kawasan Matraman, Pusat Kebudayaan Jerman direlokasi ke Menteng dengan sarana yang lebih lengkap. Selain kelas-kelas, ada ruang serbaguna dan perpustakaan. Perkembangan fotografi Indonesia berutang pada Goethe-Institut Jakarta yang pernah sangat aktif memamerkan karya-karya fotografer ternama Jerman.

Jadwal Acara
– 27 Juni-9 Juli (Senin-Jumat, 09:00-17:00), Group Exhibition: Agoes Rudianto, Bertha Wang, Hotli Simanjuntak, Rosa Panggabean, Schore Mehrdju, Tim Franco, Toto Santiko Budi
– 27 Juni, 19:00-21:30 Artist Talk: A Nation’s Identity oleh Agoes Rudianto, Rosa Panggabean, Toto Santiko Budi
– 28 Juni, 19:00-20:30, Fringe, Peluncuran Buku Foto: De-/Rekontekstualisasi Panggilan Terbuka – SOKONG! Vol. 01
– 29 Juni, 13:00-14:30, Fringe, Diskusi: Pengarsipan Foto di Indonesia oleh Unhistoried, Riwayat Project, Indonesian Photography Archive
– 29 Juni, 18:30-20:00 Fringe, Peluncuran Buku Foto: Membaca Ruang Cikapundung oleh Red Raws Center

IFI THAMRIN
Jl. M.H. Thamrin No.20, Menteng, 021-2355-7900
Institut Français d’Indonésie (IFI) giat menggelar dan mewadahi berbagai acara, mulai dari lokakarya, diskusi, pertunjukan seni, hingga festival. Lembaga Kebudayaan Prancis ini juga memiliki auditorium yang rutin digunakan untuk memutar film dan mementaskan musik indie Jakarta.

Jadwal Acara
– 23 Juni, 07:00-11:00, JIPFest March
– 23 Juni-9 Juli, 09:00-17:00, Solo Exhibition: Wallace’s Living Legacy: True Indonesian Wildlife oleh Riza Marlon
– 1 Juli, 19:00-21:00, Artist Talk: SIGNOS: Climate Change Aftermath in the Philippines oleh Veejay Villafranca

Jakarta Creative Hub

JAKARTA CREATIVE HUB
Graha Niaga, Jl. Kb. Melati 5 No.20, Tanah Abang, 0895-6152-86210
Berfungsi sebagai wadah inkubasi usaha kreatif, Jakarta Creative Hub menampung ruang-ruang kerja dan pertemuan yang bisa dipakai gratis oleh pelaku usaha rintisan di Jakarta. Fasilitasnya antara lain ruang pelatihan, bengkel kerja, perpustakaan, laboratorium komputer, serta ruang belajar.

Jadwal Acara
– 29 Juni, 10:00-13:00, Fringe, Lokakarya: Fotografi Makanan Bersama Himawan Sutanto, oleh Program Studi Fotografi Universitas Trisakti
– 1 Juli, 14:00-15:30, Fringe, Diskusi: Therapeutic Photography dalam Respons Tanggap Bencana untuk Remaja di Pasigala (Palu Sigi Donggala) oleh Gueari Galeri

KEDAI TJIKINI
Jl. Cikini Raya No. 17, Menteng, 021-3193-5521
Restoran yang diresmikan pada 2011 ini bersemayam di sebuah kompleks renta di Jalan Cikini Raya. Sejalan dengan bangunannya, Kedai Tjikini mengusung nuansa lawas melalui ornamen, mebel, dan latar musik yang sarat nostalgia. Buku menunya juga menampung beberapa kreasi historis, salah satunya minuman Cap Badak.

Jadwal Acara
– 29 Juni-9 Juli (07:00-23:00), Solo Exhibition: Seeing Things-A Work in Progress oleh Tara Sosrowardoyo

KeKini

KEKINI
Jl. Cikini Raya No. 45, Cikini, 021-2239-2326
Sejak didirikan pada Agustus 2016, ruang kerja dan kolaborasi ini menampung kegiatan banyak komunitas yang bergerak dalam isu kemanusiaan dan seni budaya yang terafiliasi pada lembaga Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa). Yang menarik, KeKini memiliki program adopsi ruang. Publik bisa berdonasi untuk menyewa ruang bagi komunitas yang mereka pilih untuk beraktivitas di sini.

Jadwal Acara
– 29 Juni-9 Juli (Senin-Jumat 17:00-21:00; Sabtu, 09:00-21:00), Solo Exhibition: Seeing Things-A Work in Progress oleh Tara Sosrowardoyo
– 2 Juli, 19:00-20:30, Panel Discussion: Gender Representation in Photography & Media
– 4 Juli, 10:00-13:00, Photo Critique & Curatorial Workshop
– 5 Juli, 09:00-12:00, Photo Critique & Curatorial Workshop
– 6 Juli, 10:00-13:00, Photo Critique & Curatorial Workshop

Rubanah

RUBANAH
Jl. Timor No.25, Menteng, 0857-2008-0241
Galeri seni alternatif ini terselip di kawasan bisnis Menteng dan menempati basemen sebuah gedung. Pendirinya, Enin Supriyanto, adalah seorang kurator independen yang memutuskan pensiun usai malang-melintang membangun infrastruktur seni rupa di Yogyakarta. Rubanah aktif menggelar acara seni rupa kontemporer dan memamerkan karya-karya artis muda.

Jadwal Acara
– 29 Juni-9 Juli (Selasa-Sabtu, 11:00-20:00), Group Exhibition: Agan Harahap, Christina Phan, Jordy Ramadhan, Ve Dhanito, Yaya Sung, Yudha Apelgede
– 29 Juni, 16:00-18:00, Artist Talk: Identity in Contemporary Photography oleh Agan Harahap, Christina Phan, Ve Dhanito

Rujak Center for Urban Studies

RUJAK CENTER FOR URBAN STUDIES
Jl. Cikini Raya No.37b, Cikini, 021-3152-478
Sejak didirikan pada 2010, lembaga kajian perkotaan yang diinisiasi oleh Marco Kusumawijaya ini giat memproduksi pengetahuan tentang kota. Forum dan kegiatan di sini selalu bernuansa multidisiplin. Awalnya berlokasi di Jalan Timor, RCUS direlokasi di Jalan Cikini Raya, terselip di antara kedai dan restoran.

Jadwal Acara
– 25 Juni-9 Juli (Senin-Jumat, 09:00-19:00; Sabtu-Minggu, 10:00-17:00), Fringe, Pameran: Narasi Tumbuh oleh Urban Poor Consortium & Rujak Center for Urban Studies
– 4 Juli, 11:00-12:30, Fringe, Diskusi: Gali Narasi Kampung oleh Rujak Center for Urban Studies

Sarinah

SARINAH
Jl. M.H. Thamrin No.11, Menteng, 021-3192-3008
Sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia, Sarinah punya tempat khusus dalam sejarah negeri. Bangunan 15 lantai ini dibangun pada 1963 dan diresmikan pada 1967 oleh Soekarno. Namanya diambil dari wanita pengasuh presiden pertama republik Indonesia ini semasa kecil. Sarinah diimpikan Bung Karno sebagai tempat modern untuk berkenalan dengan kriya Nusantara.

Jadwal Acara
– 29 Juni, 10:30-12:00 Artist Talk: On Portrait: Still & Documentary Photography oleh Eriek N Juragan & Feri Latief
– 29 Juni-9 Juli (10:00-22:00), Group Exhibition: Armando Ello, Chris Morin-Eitner, Eriek N Juragan, Feri Latief, Florencia Trincheri, Jan Banning, Juan Girsang, Schmoo Theune & Susann Tischendorf, Silvestre Pires Castro, Swarat Ghosh
– 30 Juni, 11:00-12:30, Fringe, Diskusi: Dari Pesantren untuk Fotografi Indonesia oleh Hanifida Photography Community
– 30 Juni, 14:00-15:30, Fringe, Diskusi: Kelas Jurnalis Cilik

TAMAN ISMAIL MARZUKI-GALERI CIPTA II
Jl. Cikini Raya No.73, Cikini, 021-2305-146
Ruang pamer Galeri Cipta didesain oleh arsitek Tjong Pragantha dan dikonstruksi oleh Pemprov DKI Jakarta pada Juni 1968. Galeri Cipta memulai banyak hal baru dalam skena seni Indonesia. Tradisi polemik di media massa dibahas dalam diskusi-diskusi di Galeri Cipta. Karya-karya puncak dari seni tradisi, seni rupa modern Indonesia, dan seni rupa kontemporer mancanegara dirayakan bersama di ruang ini.

Jadwal Acara
1-9 Juli (10:00-19:00), Group Exhibition: Ajeng Dinar Ulfiana, Anggi Anggoman, Albertus Vembrianto, Dwianto Wibowo, Edy Susanto, Elisabetta Zavoli, Habiba Nowrose, Hari Katragadda & Shweta Upadhyay, Irina Unruh, Iris Oppelaar, Kevin Frayer, Lukas Birk, Maheder Haileselassie, Nick Tarasov, Rokateater, The Night Shift

Teater Kecil

TAMAN ISMAIL MARZUKI-TEATER KECIL
Jl. Cikini Raya No.73, Cikini, 021-2305-146
Gedung pertunjukan berbentuk prosenium ini melekat dengan Teater Besar. Teater Kecil kadang disebut Teater Studio, lantaran kerap digunakan untuk pertunjukan teater atau tari yang bersifat eksperimental. Teater ini menempati lahan bekas Teater Terbuka yang pernah mempertunjukkan grup lawak legendaris Srimulat hingga grup musik rok God Bless.

Jadwal Acara
– 3-7 Juli (10:00-21:00), Photo Book Exhibition
– 3-7 Juli (10:00-21:00), Bazaar
– 3 Juli, 10:00-12:00, Konferensi Pers
– 3 Juli, 13:30-15:00, Public Lecture: The Photo Book Who Cares oleh Teun van der Heijden
– 3 Juli, 16:00-18:00, Opening Ceremony
– 4 Juli, 14:00-15:30 Panel Discussion: Capturing Identity
– 4 Juli, 16:00-17:30, Artist Talk: Photographing a Subculture oleh Muhammad Fadli & Kurniadi Widodo
– 4 Juli, 19:00-20:00 Public Lecture: Understanding Identity through Photography oleh Firman Ichsan
– 4 Juli, 20:00-21:00 Projection Night, Selected Indonesian works, kurasi oleh Jenny Smets; Portraying Magnum Foundation Grantees
– 5 Juli, 14:00-15.30 Panel Discussion: Photography Business Today
– 5 Juli, 16:00-17:30 Artist Talk: Exploring Indo Identity through Portraits oleh Armando Ello
– 5 Juli, 19:00-20:00 Public Lecture: Photography as an Agent of Change oleh Shahidul Alam
– 5 Juli, 20:00-21:00 Projection Night: 2019 World Press Photo Contest Winners Showcase
– 6 Juli, 14:00-15:30 Panel Discussion: Rethinking Photographic Education
– 6 Juli, 16:00-17:30 Artist Talk: Wallace’s Living Legacy: True Indonesian Wildlife oleh Riza Marlon
– 6 Juli, 19:00-20:00 Public Lecture: Curating Photography oleh Zhuang Wubin
– 6 Juli, 20:00-21:00 Projection Night: Selected works of Insumatra Photo Festival, kurasi oleh Zulkifli; Joop Swart Masterclass: Selected female participants, 1994-2017, kurasi oleh Anna-Alix Koffi and Jenny Smets
– 7 Juli, 11:00-12:30, Artist Talk: Documentary Photographers Now: Capturing the Unidentified oleh Ajeng Dinar Ulfiana, Dilla Djalil-Daniel, Juan Girsang
– 7 Juli, 14:00-15:30 Panel Discussion: Photography Communities: Movers & Shakers
– 7 Juli, 16:00-18:00 Closing Ceremony

Taman Menteng

TAMAN MENTENG
Jl. HOS. Cokroaminoto, Menteng
Saban hari, taman seluas 30 hektare ini menampung beragam aktivitas urban warga kota. Saat Stadion Menteng masih berdiri di lahannya, ada banyak kafe legendaris di sekitarnya, termasuk Bar Blues (BB’s) yang menampung musisi blues. Rumah kaca di taman ini sebenarnya merupakan ruang pembibitan tanaman. Usai tak lagi digunakan, bangunan ini kerap dijadikan galeri publik oleh sejumlah komunitas foto.

Jadwal Acara
1-9 Juli (10:00-17:00), Group Exhibition. Rumah Kaca 1: Agung Prasetya Nugraha (Curators Lab), Budi N.D. Dharmawan (Curators Lab), Edy Purnomo (Curators Lab), FX Damarjati (Curators Lab), Taufan Wijaya (Curators Lab). Rumah Kaca 2: Asep Saepuloh, Ilias Georgiadis, Jack Lewis, Raoof Dashti, Rosa Panggabean (Curators Lab). Jalan Setapak: Andri Ginting, Herka Yanis Pangaribowo, Junya Suzuki, Kurniadi Widodo, Muhammad Fadli, Santanu Dey, Toto Santiko Budi (Curators Lab), Ulet Ifansasti

Tugu Kunstkring Paleis

TUGU KUNSTKRING PALEIS
Jl. Teuku Umar No.1, Menteng, 021-3900-899
Bataviasche Kunstkring diresmikan pada 1914 oleh Gubernur Jenderal Willem Frederik Idenburg melalui sebuah pameran lukisan. Pada 1920-an, bangunannya dipakai oleh lingkar seni Belanda, Bond van Kunstkringen, untuk mempromosikan karya seni bermutu tinggi. Karya buatan S. Sudjojono, pelopor seni rupa Indonesia modern, pernah lolos kurasi dan dijadikan poster pameran di sini. Gedung historis ini sekarang dikelola oleh Grup Tugu sebagai restoran mewah yang menyajikan kuliner Nusantara.

Jadwal Acara
– 29 Juni-9 Juli, 11:00-23:00, Solo Exhibition: Seeing Things-A Work in Progress oleh Tara Sosrowardoyo
– 3 Juli, 19:00-21:00, VIP Dinner

Upnormal Coffee Roasters Raden Saleh

UPNORMAL COFFEE ROASTERS RADEN SALEH
Jl. Raden Saleh Raya No.47, Menteng, 0813-2944-7641
Di Jalan Raden Saleh, jaringan restoran waralaba Upnormal menempati bekas salah satu restoran paling legendaris dan paling mahal di Jakarta: Oasis, persinggahan populer bagi banyak kaum jetset, tamu VIP Jakarta, hingga kepala negara asing. Sebelumnya, bangunan dua lantai buatan 1923 ini sempat dijadikan kediaman tak resmi Gubernur Jenderal Belanda dan rumah Atase Angkatan Laut AS.

Jadwal Acara
1-9 Juli (11:00-03:00), Group Exhibition: Caron Toshiko (Curators Lab), Prasetya Yudha Dwi Sambodo (Curators Lab), Sari Asih (Curators Lab)